Kadang Karena Terlalu Sering Merasa Gak Enakan, Orang Jadi Seenak-Enaknya Sama Kita

Memiliki sifat nggak enakan itu kadang nyiksa diri juga, tapi entah mengapa rasanya sulit banget buat ngilangin rasa gak enakan itu. Karena rasa gak enakan itu bikin kita kesulitan buat ngomong tidak sama orang lain.

Padahal aslinya gak bisa bentau cuma sering kita paksakan diri kita sendiri buat bantuin, padahal lagi sibuk tapi kita sempet-sempetin ujung-ujungnya nyiksa diri. Sebelnya itu adalah ketika orang yang sering kita bantuin malah seenak-enaknya sama kita.

Rasanya Seperti Dikasi Hati Malah Minta Jantung Dan Yang Paling Menyebalkan Itu Adalah Orang Itu Adalah Teman Kita Sendiri

Memiliki rasa nggak enakan itu membuat kita harus selalu bisa membantu orang lain, selalu ada ketika orang lain butuh, nah paling menyebalkan itu adalah kadang orang yang sering kita bantuin itru malah ngelunjak seperti dikasi hati malah minta jantung. Dan yang paling menyakitkan itu adalah orang itu bukanlah orang yang jauh dari kita malah teman kita sendiri, teman dekat malah, nyesek banget.

Saking Sering Merasa Gak Enakan Rasanya Semua Menjadi Ngelunjak Dan Manja

Karena saking seringnya kita merasa gak enakan akhirnya membuat kita selalu harus bisa menjaga perasaan orang lain, padahal pengen ngomong “tidak, tidak bisa, tidak mau” namun kaarena tidak enak akhirnya bilang “ia, bisa, ayo”.
Dan entah mengapa orang yang sering kita bantuin itu kadang tampak terlihat banget kalau sikapnya ngelunjak, minta ini itu, mau minjam inilah dan semacamnya anehnya dia bakalan marah ketika kita tiba-tiba ngomong gak bisa. Saat itu rasanya pengen ngomong tidak tau diri banget cuma ya ditahan-tahan saja.

Nggak Enakan Itu Sering Banget Dimanfaatin Sama Orang-Orang Yang Nggak Tau Diri Dan Egois

Kadang rasa nggak enakan kita itu malah dimanfaatin sama mereka, aslinya mereka bisa mengerjakan sendiri, bisa menyelesaikan sendiri, enggak takut cuma bilangnya ke kita gak bisa, takut dan yang paling menyebalkan lagi adalah punya uang tapi ngaku gaak punya uang, lalu minjam kita pas giliran di tagih selalu aja bilangnya nanti ya bro belum punya. Selalu begitu sampek ngilang sendiri dianya.

Dipikir-Pikir Gara-Gara Terlalu Fokus Mewujudkan Permintaannya Mereka Kadang Kita Sampai Gagal Mewujudkan Ambisi Pribadi

Bukannya mau ngajarin kamu buat jadi oraang yang tidak peka sama orang-orang disekitarmu, hanya saja coba deh kamu pikirin pernah gak kamu merasa gara-gara sering merasa gak enakan dan bantuin apa yang menjadi keinginan temen kamu, korbannya malah kamu sendiri.
Kamu malah kehilangan kesempatan buat mendapatkan apa yang kamu inginkan gara-gara mengiutamakan keinginan orang lain, kamu jadi tidak konsisten dan telah gara-gara merasa gak enakan sama orang lain.

Coba Pas Giliran Kita Yang Lagi Butuh Pasti Gak Dipeduliin, Alasannya Lengkaap Banget

Nah giliran yang paling nyesek sampek bikin kita merasa nyesel menjadi orang baik dan nyesel selalu bantuin orang lain itu adalah ketika kita butuh bantuan dia yang sering kita bantuin malah bilang gak bisa.
Dan yang bikin menjadi berkali-kali lipan sakit hatinya itu adalah alasan dia gak bisa bantuin itu sepele banget. Sampek membuat kita merasa dan pengen ngomong “Kamu gak tau apa yang udah aku korbankan pas maubantuin kamu.

[duapah]

Subscribe to receive free email updates: